Minggu, 24 Juli 2011

Gaya

1. Pengertian Gaya
Gaya merupakan hasil interaksi yang menyebabkan benda berubah posisi, interaksi tersebut dapat berupa tarikan atau dorongan. Meja yang di dorong akan bergerak, meja mula-mula diam menjadi bergerak. Sedangkan contoh lain misalnya sebuah plastisin yang di dorong akan mengalami perubahan bentuk

gaya tarik dan dorong


jadi, gaya merupakan merupakan suatu kekuatan yang dapat berupa tarikan atau dorongan sehingga mengakibatkan benda bergerak dan atau berubah bentuknya. Pengaruh gaya terhadap benda antara lain :
  1. Gaya dapat membuat benda diam menjadi bergerak, mempercepat atau memperlambat gerak benda 
  2. Gaya dapat merubah arah gerak benda
  3. Gaya dapat mengubah bentuk benda
Jenis-Jenis Gaya

1. Gaya sentuh 
Gaya sentuh adalah gaya yang bekerja pada sebuah benda disebabkan adanya sentuhan pada benda tersebut. contoh gaya sentuh :
  • Gaya pegas
Gaya pegas adalah gaya yang dihasilkan oleh pegas. Pada karet gelang yang direnggangkan akan timbul gaya kearah benda yang merenggangkanya
gaya pegas
  • Gaya tekan normal
Gaya tekan normal adalah gaya yang diberikan oleh lantai (bidang) pada benda. Arah gaya tekan normal selalu tegak lurus terhadap bidang (baik bidang horizontal maupun bidang miring). Gaya tekan Normal timbul akibat akibat dari gaya benda yang menekan lantai.

  •  Gaya tegangan tali
Gaya  tegangan tali adalah gaya yang bekerja melalui tali, kabel, maupun kawat

2. Gaya tak sentuh 
Gaya tak sentuh yaitu gaya yang bekerja tanpa melalui sentuhan
  • Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang dimiliki oleh benda yang memiliki massa
  • Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya tarikan/dorongan yang dihasilkan oleh magnet kepada benda-benda tertentu seperti besi, baja, nikel
  • Gaya listrik
Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan oleh muatan listrik. sisir plastik yang digosok-gosokan kerambut akan bermuatan listrik sehingga dapat menarik kertas kecil. Gaya yang ditimbulkan oleh muatan listrik disebut gaya listrik statis

3. Pengukuran gaya
Gaya termasuk besaran vektor yaitu selain memiliki nilai juga memiliki arah. Gaya ini diukur dengan menggunakan alat yang disebut dinamometer atau neraca pegas. Satuan gaya di SI adalah newton yang disingkat N. sedangkan dalam sistem cgs adalah dyne 

1 N = 105 dyne


Related Post

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan memberi kritik atau saran dengan menulis komentar dibawah ini