Senin, 27 Desember 2010

Macam-macam gunung berapi

Gunung Berapi Masih Ada


Macam macam gunung berapi terdapat banyak menyebar di seluruh penjuru dunia. Dan banyak pula dari sebagian yang aktif itu menjadi tidak aktif lagi bahkan mati. Gunung berapi yang mati itu ada kemungkinan magma yang terkandung di dalamnya telah habis. Letusannya pun sangat menakutkan, dan menjadi gejala alam yang dihindari manusia karena awan panasnya yang sangat berbahaya. Untuk itu mari mengenal macam-macam letusannya.



Letusan Gunung Berapi Tipe Hawai

Letusan ini terjadi karena semua lava yang keluar langsung berbentuk cairan. Sehingga penyebarannya, berpencar ke segala arah. Bentuknya yang keluar dari dalam perut bumi pun seperti perisai atau tameng. Sebagai contoh adalah gunung Maona loa, Maona kea dan Kilauea di hawai.
Letusan Gunung Berapi Tipe Stromboli
Letusan ini  sifatnya adalah spesifik. Letusan-letusan yang keluar terjadi secara interval atau tenggang waktu yang hampir sama. Letusan tipe ini dapat memuntahkan material, bom, lapili, dan abu setiap 12 menit sekali
Letusan Gunung Berapi Tipe Vulkano
Letusan ini dapat mengeluarkan material berbentuk padat. Letusan ini keluar dari dalam perut bumi berdasarkan atas kekuatan erupsi dan kedalaman dapur magmanya. Contoh dari gunung ini adalah Gunung Vesuvius dan Gunung Etna di Italia. Selain itu, ada juga Gunung Semeru di Jawa Timur.
Letusan Gunung Berapi Tipe Merapi
Tipe letusan seperti ini sangat berbahaya sekali karena lava yang keluar sangatlah kental, sehingga dapat menyumbat mulut kawah. Oleh karena itu, tekanan gas yang terdapat di dalam perut bumi semakin bertambah kuat dan dapat memecahkan sumbatan lava.
Sumbatan tersebut kemudian terdorong ke atas, yang berakhir pada terlemparnya lava ke mana-mana. Lava ini menuruni lereng gunung, selain itu keluar pulalah awan panas yang lebih sering dikenal sebagai wedhus gembel atau awan panas.
Letusan Gunung Berapi Tipe Perrey atau Plinian
Letusan tipe ini juga sangat ditakuti masyarakat karena semburannya yang dapat mencapai ketinggian 80km dan sangat merusak lingkungan.
Letusan Gunung Berapi Tipe Pelee
Letusan tipe ini biasanya terjadi karena terdapat penyumbatan kawah di puncak gunung berapi dan bentuknya seperti jarum. Karena sumbatannya kecil, maka tekanan dari dalam perut bumi semakin besar, sehingga jika penyumbatan tersebut tidak dapat dibendung lagi, maka gunung tersebut dapat meletus.
Letusan Gunung Berapi Tipe Sint Vincent
Letusan ini keluar bersamaan dengan air danau kawah dan mengakibatkan air danau tumpah bersama lava. Laharnya yang berbahaya sangat membahayakan manusia.

Related Post

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan memberi kritik atau saran dengan menulis komentar dibawah ini